Tiga Hari Tak Terlihat, Penghuni Barak Ditemukan Meninggal Dunia

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:44:41 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Seorang pria berinisial RSP (30) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah kamar barak di Jalan Anggrek, Gang Kenanga, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Sabtu pagi (3/1/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang mendatangi tempat tinggal anaknya setelah tidak dapat dihubungi selama beberapa hari. Kecurigaan muncul karena korban tidak merespons panggilan sejak malam pergantian tahun.

Setibanya di lokasi, orang tua korban mendapati kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Bau tidak sedap tercium dari dalam ruangan, sehingga temuan itu dilaporkan kepada pemilik barak dan Ketua RT setempat, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.

Seorang tetangga kos, Iswandi (60), mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Menurutnya, korban dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
“Beberapa hari memang tidak kelihatan keluar. Awalnya kami kira pergi karena motornya ada di luar. Ternyata orangnya di dalam kamar,” ujarnya.

Petugas Unit Inafis Polresta Palangka Raya bersama tim Emergency Response Palangka Raya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi jenazah sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk pemeriksaan medis.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol menyampaikan hasil visum sementara dari dokter forensik menyatakan korban meninggal akibat gantung diri murni.
“Estimasi waktu kematian sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Hingga saat ini belum ditemukan adanya unsur tindak pidana lain,” jelasnya.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban berupa telepon genggam, STNK, tas, serta satu botol minuman beralkohol. Polisi juga memeriksa saksi, termasuk pemilik barak dan warga sekitar, guna memastikan kronologi kejadian.

Kasus ini selanjutnya ditangani Polsek Sabangau untuk pendalaman administratif dan koordinasi dengan keluarga korban. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental dan lingkungan sosial. Aparat mengimbau masyarakat agar saling memperhatikan kondisi sekitar serta segera melaporkan hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. (Mit).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top