Pesan Terakhir Tak Berbalas, Kisah Duka Istri Pegawai KKP Terbawa Kecelakaan Pesawat ATR di Maros

Penulis: admin2020  •  Minggu, 18 Januari 2026 | 21:39:17 WIB

KALAMANTHANA, Bekasi – Ferry Irawan jadi salah satu penumpang di pesawat ATR Indonesia Air Transport yang mengalami kecelakaan di Maros. Istrinya ingat pesan terakhir tak berbalas dari Ferry.

Ferry Irawan adalah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dia menjadi bagian dari penumpang di pesawat ATR Indonesia Air Transport yang kehilangan kontak dan jatuh di Maros, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Jasad pertama korban jatuhnya pesawat ATR Indonesia Air Transport Ditemukan, Ini Jenis Kelaminnya

Istrinya, Meyla Eskaria Putri, berkisah tentang komunikasi terakhirnya dengan Ferry Irawan. Hanya saja, dari komunikasi terakhir itu, dia tak mendapat balasan apa-apa.

Meyla Eskaria Putri mengatakan sebelum hilang kontak, ia sempat mengirim foto anak-anak mereka kepada Ferry.

Baca Juga: Nyaris Mendarat di Bandara, Begini Kronologis Hilangnya Pesawat ATR Indonesia Air Transport

Namun pesan itu tidak sempat dibalas Ferry sampai akhirnya ia mendapatkan informasi bahwa sang suami mengalami hilang kontak.

“Sempat kirim foto anak-anak.  Tapi tidak dibalas. Mungkin dia sudah terbang,” katanya, kepada wartawan, Minggu 18 Januari 2026.

Pihak keluarga Ferry Irawan sendiri menggelar doa bersama di kediaman mereka di Jati Melati, Kota Bekasi, Minggu malam. Doa bersama ditujukan untuk Ferry agar bisa diberikan keselamatan.

Baca Juga: Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang, di Dalamnya Ada 11 Orang

Di kediaman Ferry Irawan, doa bersama diikuti kerabat, rekan kerja dan keluarga besar. Selain itu tetangga sekitar dan juga pihak Pondok Pesantren Khairukum juga hadir mengikuti doa bersama.

“Melalui doa ini kita mengetuk pintu langit. Mudah-mudahan saudara Ferry Irawan bisa diberikan keselamatan oleh Allah SWT," kata, pembaca doa.

Kediaman Ferry Irawan sendiri  sudah ramai kerabat dan rekan maupun saudara sejak pagi hari. Bahkan hingga malam hari baik kerabat maupun rekan kerja Ferry terpantau masih dikediaman Ferry.

Ferry Irawan kehilangan kontak saat terbang mengenakan pesawat. Ia terbang dalam rangka operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara.

Dalam kerja tersebut, ia bersama-sama dengan dua rekannya yaitu Deden Mulyana dan Yoga Nauval  juga mengalami hilang kontak. Termasuk tujuh awak pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport. (*)

Baca Juga: Jasad pertama korban jatuhnya pesawat ATR Indonesia Air Transport Ditemukan, Ini Jenis Kelaminnya

Reporter: admin2020
Back to top