DPRD Dukung Edukasi dan Penghapusan Stigma terhadap ODHA

Penulis: Huda  •  Rabu, 25 Februari 2026 | 22:37:26 WIB
Anggota DPRD Barito Utara, Edi Pran Aji

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Anggota DPRD Barito Utara, Edi Pran Aji memberikan apresiasi terhadap Pelayanan kesehatan program HIV-IMS (Infeksi Menular Seksual) di Kabupaten Barito Utara, hal ini dinilai telah berjalan sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

“Kami mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang telah melaksanakan skrining HIV dan sifilis secara menyeluruh. Ini langkah penting untuk deteksi dini dan mencegah penyebaran yang lebih luas,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, DPRD juga mendukung penguatan edukasi agar tidak muncul stigma terhadap penderita HIV-IMS, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara sukarela.

“Edukasi dan sosialisasi harus terus digencarkan, terutama kepada generasi muda dan kelompok berisiko. Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, kualitas hidup pasien dapat tetap terjaga dan angka penularan bisa ditekan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menjelaskan seluruh puskesmas bersama RSUD Muara Teweh telah memberikan pelayanan skrining HIV dan sifilis secara komprehensif, baik secara pasif maupun aktif.

Pemeriksaan pasif dilakukan atas kesadaran masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan. Sementara pemeriksaan aktif dilakukan petugas dengan menjangkau kelompok berisiko.

Menurutnya, pemeriksaan HIV dan sifilis tidak dapat dipisahkan karena keduanya dapat ditularkan melalui aktivitas seksual berisiko, penularan dari ibu ke anak, maupun kontak darah. Hasil skrining menjadi dasar deteksi dini sehingga apabila ditemukan kasus positif, dapat segera dilakukan pengobatan komprehensif.

Pengobatan meliputi pemberian obat sesuai standar, observasi terapi, serta edukasi berkelanjutan kepada pasien. Ia menekankan pentingnya kepatuhan dalam menjalani terapi serta dukungan keluarga dan lingkungan sebagai bagian dari sistem pendukung pemulihan.

Program HIV-IMS di Barito Utara diharapkan mampu menekan angka kesakitan dan kematian, sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien secara berkelanjutan. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top