KALAMANTHANA, Muara Teweh – Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara gandeng perwakilan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri gelar sosialisasi paham radikalisme bagi anak dan remaja di  Muara Teweh, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa tingkat SLTA se Barito Utara serta Duta GenRe Barito Utara. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Densus 88 AT Polri, Iptu Ganjar Satriono, Panit Satgas Wilayah Kalimantan Tengah.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TP PKK dalam mendukung pembinaan generasi muda agar tumbuh dengan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan cinta tanah air.

“Sosialisasi ini menjadi langkah preventif agar anak-anak dan remaja memiliki pemahaman yang benar serta mampu menangkal pengaruh radikalisme sejak dini. Kami ingin generasi muda Barito Utara tumbuh dengan karakter kuat, cinta damai, dan menjunjung tinggi persatuan,” ujar Maya Savitri.

Maya Savitri juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentengi anak dari pengaruh negatif, terutama di era digital saat ini.

“Pengawasan dan pendampingan orang tua sangat penting. Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter dan pola pikir anak agar tidak mudah terpengaruh paham yang menyimpang,” tambahnya.

Sementara itu, Iptu Ganjar Satriono memaparkan materi terkait bahaya radikalisme, pola penyebarannya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan bahwa penyebaran paham radikal kerap menyasar anak dan remaja melalui media sosial serta pergaulan yang tidak terkontrol.

Menurutnya, penguatan literasi digital, komunikasi yang baik dalam keluarga, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini menjadi kunci dalam mencegah berkembangnya paham radikal di kalangan generasi muda. (sly)