Bupati Pimpin Kegiatan Sosialisasi Pengadaan Tanah Pelebaran Jalan

Penulis: Huda  •  Senin, 12 Januari 2026 | 16:58:00 WIB
Bupati H Shalahuddin didampingi Asisten III H Yaser Arapat dan Kadis Perkimtan saat pimpin rapat sosialisasi pengadaan tanah bagi bagi pembangunan pelebaran jalan dalam kota Muara Teweh, di aula C Setda Barito Utara, Senin (12/1/2026).

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh yang digelar di Aula C Setda Barito Utara, Senin (12/1/2026), dipimpin Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin.

“Untuk ukuran kabupaten di Kalimantan, Barito Utara termasuk daerah yang memperoleh anggaran cukup besar. Insya Allah, anggaran untuk program-program besar yang kita rencanakan sudah tersedia,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, pemerintah daerah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas, termasuk pelebaran jalan di Jalan Yatrosinseng, Pramuka, dan Imam Bonjol. Selain itu, direncanakan pembangunan kawasan Waterfront City di sepanjang tepi sungai, dari Jembatan Hasan Basri hingga Karang Jawa, sebagai jalur alternatif bagi masyarakat dari arah Banjarmasin.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab menyiapkan anggaran hingga tahun 2029 dengan total perencanaan sekitar Rp4 triliun. Dana itu mencakup pembangunan tiga jembatan, Waterfront City, pengembangan permukiman baru, serta pelebaran jalan.

Terkait pengadaan tanah, Bupati menegaskan sosialisasi dilakukan secara terbuka dan transparan. Penentuan nilai ganti kerugian akan dilakukan oleh konsultan independen. “Kami ingin proses ini berjalan adil dan sesuai aturan. Pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, sehingga solusi yang diambil benar-benar menguntungkan semua pihak,” tegasnya.

Kegiatan juga dihadiri Asisten III Setda, Kepala Dinas Perkimtan, serta masyarakat pemilik lahan terdampak. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa perjuangan memperoleh anggaran pembangunan telah dilakukan sejak sebelum dirinya dilantik. Setelah pembahasan bersama Badan Anggaran, Kabupaten Barito Utara akhirnya mendapat alokasi sekitar Rp3,2 triliun pada tahun 2026. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top