Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet, Ini Calon Menteri Baru yang Sudah Datang ke Istana

Penulis: Redaksi  •  Senin, 27 April 2026 | 15:08:43 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan merombak kabinetnya. Sejumlah calon menteri baru sudah berdatangan di Istana Keperesidenan, Senin 27 April 2026.

Di antara mereka yang muncul di Istana Kepresidenan antara lain Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh. Jumhur Hidayat, hingga mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi.

Ketibaan mereka berbarengan dengan kabar pelantikan pejabat baru di jajaran Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, tampak pula Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) periode Oktober 2024 - September 2025 Abdul Kadir Karding.

Para tokoh tersebut tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta mulai pukul 13.50 WIB.

Pejabat pertama yang hadir yaitu Jumhur Hidayat, diikuti Qodari, Abdul Kadir Karding, Dudung, dan terakhir Hasan Nasbi. Mereka tiba mengenakan setelan jas lengkap dengan kopiah dan dasi berwarna biru muda.

Dudung mengatakan dirinya dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menghadiri proses pelantikan di Istana Kepresidenan pada Senin sore.

“Ya, kemarin ditelepon oleh Letkol Teddy, Seskab, persiapan untuk ke Istana jam 14.15 WIB untuk gladi, jam 15.00 WIB pelantikan,” kata Dudung menjawab pertanyaan pewarta.

Namun Dudung enggan mengungkap jabatan baru apa yang diamanahkan kepada dirinya oleh Presiden Prabowo. Dirinya hanya menyatakan siap untuk menerima penugasan apapun dari Kepala Negara.

"Oh saya prajurit, harus siap ya, apalagi perintah Presiden," ucap Dudung dengan tegas.

Sementara itu, Jumhur mengatakan kehadirannya ke Istana Kepresidenan untuk mengikuti pelantikan. Namun dia enggan menjawab mengenai jabatan yang akan diemban olehnya.

"Hadir ada pelantikan. Pelantikan apanya belum tahu. Belum tahu persisnya," kata dia.

Adapun Qodari mengungkapkan dirinya diminta Presiden Prabowo untuk membantu proses komunikasi Pemerintah.

"Tadi ditelepon Pak Seskab, Bapak Presiden minta saya membantu proses komunikasi, berkomunikasi maksimal untuk program kerja pemerintah yang latar belakangnya adalah tujuan kita bernegara," kata dia.

Terkait jabatan baru yang akan diampu olehnya, Qodari menyebut akan berkaitan dengan komunikasi Pemerintahan yang saat ini dijalankan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

"Persisnya tunggu pengumuman Bapak Presiden, tapi sampai saat ini rasanya berkomunikasi itu kan ada di Badan Komunikasi Pemerintah," kata dia. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top