Insiden Pelajar Tenggelam Gegerkan Parenggean, Siswa MTs Masih Dicari

Penulis: Redaksi  •  Senin, 27 April 2026 | 15:20:54 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Seorang pelajar dikabarkan tenggelam di wilayah Parenggean. Hingga kini korban masih dalam pencarian.

Insiden tenggelamnya pelajar ini menggegerkan warga di kawasan Pasar Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin 17 April 2026 siang.

Korban diketahui merupakan seorang siswa MTs Al Fajar berusia 15 tahun, berjenis kelamin laki-laki.

Informasi kejadian diterima sekitar pukul 13.03 WIB, yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotim.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel lengkap dengan peralatan penyelamatan air ke lokasi kejadian.

“TRC BPBD meluncur ke Kecamatan Parenggean dengan unit air dan personel water rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan orang tenggelam di kawasan Pasar Parenggean,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, tim mendapati warga dan relawan sudah lebih dulu melakukan pencarian secara manual di sekitar titik korban diduga tenggelam. Sejumlah warga tampak menyisir tepian perairan, sementara lainnya bersiaga membantu proses evakuasi.

Upaya pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk koordinasi dengan tim SAR guna memperkuat operasi di lapangan.

“Pencarian telah dilakukan oleh masyarakat dan sukarelawan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pos SAR untuk mendukung proses pencarian,” lanjut Multazam.

Namun, pencarian tidak berlangsung mudah. Kondisi air yang keruh serta arus yang cukup kuat menjadi kendala bagi tim dalam melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya memperluas area pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

BPBD Kotim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama bagi anak-anak, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top