Bertolak ke Sampit, Ini yang Dilakukan Wakapolda Kalteng

Penulis: Redaksi  •  Senin, 27 April 2026 | 21:56:49 WIB
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng), Brigjen Pol Yosi Muhamartha, melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (27/4/2026).

KALAMANTHANA, Sampit – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng), Brigjen Pol Yosi Muhamartha, melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (27/4/2026).

Kedatangannya ke Sampit bukan sekadar kunjungan seremonial. Wakapolda langsung meninjau kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi mulai meningkat memasuki bulan Mei.

Di lokasi, ia mengecek secara langsung sarana dan prasarana (sarpras) milik BPBD dan Damkar Kotim. Berbagai peralatan penanggulangan karhutla diperiksa satu per satu untuk memastikan semuanya dalam kondisi siap digunakan.

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mewakili Wakapolda Kalteng, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan kesiapsiagaan menghadapi musim rawan kebakaran.

“Ini merupakan kunjungan pertama beliau ke Kotim, sekaligus memberikan arahan kepada seluruh personel terkait strategi dan teknis penanganan karhutla,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan tidak hanya soal peralatan, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Seluruh personel diminta untuk siaga dan mampu bergerak cepat jika terjadi kebakaran.

Selain itu, penguatan koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama. Polri disebut tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi karhutla.

“Kita bersinergi dengan BPBD, pemerintah daerah, perusahaan, hingga masyarakat. Semua pihak harus terlibat dalam pencegahan dan penanganan karhutla,” tambahnya.

Untuk mendukung respons cepat, sejumlah posko telah disiagakan di berbagai titik. Posko utama berada di BPBD, sementara pemantauan juga dilakukan melalui jajaran Polsek di wilayah Kotim.

Langkah ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi karhutla sejak dini, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama musim kemarau. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top