Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pencurian komponen rel merupakan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan publik.
“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari.
Selain perbaikan, KAI Daop 7 Madiun meningkatkan patroli pengamanan jalur rel dan berkoordinasi dengan aparat setempat guna mencegah kejadian serupa terulang. KAI juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan prasarana perkeretaapian serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.
KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif melaporkan adanya dugaan pelaku pencurian baut penambat rel. Informasi cepat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan awal serta pengamanan prasarana perkeretaapian.
“Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan,” lanjut Tohari.
“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Tentang KAI Daop 7 Madiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.