Telkom AI Center of Excellence Perkenalkan AI Sebagai ‘Mitra Bisnis Baru’
Selasa, 23 Desember 2025 • 06:55:18 WIB
Telkom AI Center of Excellence Jakarta melalui pilar AI Connect telah sukses menyelenggarakan program daring, yaitu “DigiLeap: Optimizing AI as Your New Business Partner in Operational and Market Growth” dengan fokus pencerdasaan adopsi solusi Artificial Intelligence (AI) kepada para pelaku UMKM di seluruh Indonesia. DigiLeap dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025 secara online guna memberikan wadah belajar interaktif yang terjangkau secara luas kepada para pelaku UMKM. Melalui program ini, Telkom AI Center menciptakan inisiatif untuk mengembangkan ekosistem AI Indonesia melalui digitalisasi bisnis guna mencapai tujuan bisnis yang berkelanjutan (sustainable) di tengah era transformasi digital.
Program daring DigiLeap dihadiri oleh 50 peserta dengan latar belakang terfokus pada pengusaha UMKM dari berbagai bidang, seperti kerajinan tangan, makanan dan minuman, pakaian, kursus bahasa, furniture, dan bidang lainnya. DigiLeap juga dihadiri oleh perwakilan dari universitas dan komunitas. Suksesnya DigiLeap yang dibawakan oleh Telkom AI Connect merupakan buah hasil kolaborasi strategis dengan para mitra, yaitu Kementerian UMKM Republik Indonesia dan E-hub Development selaku supporting partner, Campaign for Good selaku knowledge partner, dan beberapa community partner dari Tangan Di Atas (TDA) Entrepreneur Community, Link UMKM, Block 71, Innovation Factory, dan Jawara Kita Community.
Sebagai inisiatif Introductory Class dari Telkom AI Connect, DigiLeap dibuka secara resmi oleh Mizan Lazuardi selaku Program Lead Telkom AI Connect yang membahas peran AI untuk pelaku UMKM adalah sebagai kolaborator yang dapat membantu UMKM untuk mencapai bisnis yang terus berkembang di era digital dan teknologi AI.
“Program DigiLeap ini memberikan pemahaman kepada teman-teman bahwa fokus kita bukan untuk menjadi AI expert, tetapi mengajak teman-teman untuk dapat mengikutsertakan AI di dalam proses bisnis. AI bukan untuk menggantikan profesi teman-teman, tetapi AI menjadi kolaborator yang harus diintegrasikan di dalam pekerjaan teman-teman sekalian.” Ujar Mizan.
Bagikan