KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kecelakaan maut di Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, menewaskan Muhammad Sholihul Iman. Yang aneh, kenapa sopir truk malah kabur?
Kecelakaan maut di Jalan Tjilik Riwut pada Rabu 25 Maret 2026 dinihari, terjadi setelah Muhammad Sholihul Amin dan kawannya, Anggi Setyawan, menabrak truk yang sedang terparkir itu.
Muhammad Sholihul Amin sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Tapi, nyawanya tak terselamatkan.
Anehnya, setelah kejadian tersebut, sopir truk boks yang ditabrak Muhammad Shohilul Amin yang menggunakan sepeda motor itu, langsung pergi meninggalkan tempat kejadian.
Padahal, saat kejadian tersebut, sopir truk boks itu diyakini sedang tertidur di dalam mobilnya.
“Sopir truk itu tidur di dalam truk boks, namun setelah terbangun melihat truknya ditabrak, dia langsung kabur melarikan diri,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Amat saat dikonfirmasi
Muhammad Sholihul Amin bersama temannya Anggi Setyawan, menunggang sepeda motor Supra Fit dengan nomor polisi KH 2557 NA. Dia melaju dari arah Tjilik Riwut menuju arah Bundaran Besar di Kota Palangka Raya.
Sesampainya di tempat kejadian, diduga karena Sholihul kurang konsentrasi, dia tak bisa menghindari mobil truk box yang terparkir di pinggir jalan.
Jarak di antara motor dan truk box itu sudah sedemikian dekatnya. Lalu, kecelakaan tak terhindarkan.
Amat mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit.
“Pengendara motor tersebut kurang konsentrasi sehingga korban yang membonceng temannya menabrak truk box yang terparkir di bahu jalan dan meninggal dunia. Adapun yang dibonceng mengalami luka-luka,” kata Amat. (ab)