KALAMANTHANA, Katingan — Bupati Katingan, Saiful, menghadiri kegiatan Pasar Murah dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dengan Koperasi Desa Merah Putih Adyaksa Tahun 2025, Kamis (25/9/2025). Penandatanganan berlangsung di Aula Jaya Tingang Lt. II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, sementara pasar murah digelar di halaman kantor yang sama dan disambut antusias oleh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dan Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Joko Juliantono. Keduanya menyampaikan arahan strategis terkait penguatan gerakan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Gubernur Agustiar menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan langkah penting dalam memperkuat ekonomi desa dan kelurahan. Ia menyebut nota kesepakatan yang ditandatangani sebagai bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendampingi pengelolaan koperasi agar berjalan sesuai koridor hukum.
“Dengan adanya pendampingan hukum, para pengurus koperasi akan merasa lebih tenang dan aman dalam menjalankan usaha,” ujar Agustiar.
Hingga kini, Kalimantan Tengah telah membentuk 1.592 unit Koperasi Merah Putih, terdiri dari 1.447 koperasi desa dan 135 koperasi kelurahan. Gubernur berharap dukungan pemerintah pusat terus mengalir, terutama dalam aspek permodalan, peningkatan kapasitas SDM, dan pengembangan usaha.
Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar program, melainkan gerakan nasional yang mengusung prinsip akuntabilitas, transparansi, dan bebas dari penyalahgunaan. Ia menyebut pendampingan hukum dan dukungan daerah sebagai kunci keberhasilan.
“Kami ingin koperasi ini menjadi model nasional yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.
Kementerian Koperasi juga telah menyiapkan tenaga pendamping dan business assistant, serta plafon pinjaman melalui bank yang ditunjuk untuk memperkuat permodalan koperasi.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. (Mit).