KALAMANTHANA, Katingan – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mencegah penyebaran penyakit malaria. Imbauan ini disampaikan dalam pernyataan resmi di Kasongan.
“Pemerintah sudah melakukan berbagai langkah pencegahan, tetapi hasilnya tidak akan maksimal tanpa keterlibatan warga. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama,” ujarnya.
Firdaus menegaskan, penanganan malaria bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Ia menyebut kebersihan lingkungan sebagai faktor paling efektif untuk menekan populasi nyamuk pembawa penyakit.
Warga diminta rajin membersihkan saluran air, menutup wadah penampungan air, dan menggunakan kelambu saat tidur. “Langkah kecil seperti membersihkan lingkungan bisa berdampak besar bagi kesehatan keluarga. Jangan tunggu sakit baru bertindak,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan dini di fasilitas kesehatan jika muncul gejala seperti demam tinggi, menggigil, atau tubuh terasa lemas. “Lebih baik memeriksakan diri lebih awal agar bisa segera ditangani. Jangan menunggu kondisi memburuk,” tegas Firdaus.
Ia menambahkan, pengalaman sejumlah daerah lain yang pernah menghadapi kejadian luar biasa (KLB) malaria harus menjadi pelajaran agar masyarakat Katingan lebih waspada dan aktif menjaga kesehatan lingkungan.
“Kita semua harus belajar dari pengalaman itu. Pencegahan jauh lebih mudah dan murah daripada pengobatan,” katanya.
Firdaus berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas malaria. Gerakan gotong royong ini diharapkan menjadi budaya hidup sehat yang berkelanjutan di Kabupaten Katingan. (Mit).