KALAMANTHANA, Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan resmi menugaskan 18 orang asisten bisnis untuk mendampingi pelaksanaan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah kerja. Para asisten ini menjadi ujung tombak implementasi program di lapangan, bertugas mentransfer pengetahuan manajerial, praktik bisnis terbaik, serta membantu pengurus koperasi menghadapi tantangan operasional.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk konkret komitmen Pemkab Katingan dalam menyediakan sumber daya manusia yang kompeten demi keberlanjutan KDKMP. Bupati Katingan, Saiful, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pendampingan.
“Pesan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap unit KDKMP dapat mengadopsi tata kelola yang baik dan model bisnis yang efisien,” ujar Saiful, Selasa (7/10/2025).
Ia juga meminta agar para asisten bisnis bekerja sama erat dengan pengurus koperasi, mengingat keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, pendamping, dan koperasi itu sendiri.
Penguatan operasional koperasi mencakup manajemen keuangan, pemasaran produk, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia internal. Saiful berharap KDKMP dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan modern.
“Harapannya, melalui fokus pada keberlanjutan bisnis, KDKMP tidak hanya menjadi entitas formal, tetapi juga motor penggerak perekonomian lokal,” tuturnya.
Dengan dukungan asisten bisnis yang mumpuni dan strategi pengembangan yang jelas, Pemkab Katingan optimistis program KDKMP akan berjalan sesuai harapan. Tujuan akhirnya adalah menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang sehat, meningkatkan kesejahteraan anggota, dan memperkuat fondasi ekonomi desa dan kelurahan. (Mit).