Siraman Rohani ASN Katingan Tekankan Etika dan Keikhlasan

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:52:47 WIB

KALAMANTHANA, Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan menggelar kegiatan Siraman Rohani Muslim bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappedalitbang, Selasa (28/10/2025), diikuti ratusan ASN Muslim dari berbagai perangkat daerah.

Acara ini digagas oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Katingan dengan tujuan memperkuat tanggung jawab, keikhlasan, dan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Katingan, Saiful, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa siraman rohani bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat moral dan etika aparatur.

“ASN adalah abdi negara sekaligus pelayan masyarakat. Karena itu, mereka harus bekerja tidak hanya dengan kecerdasan dan kemampuan teknis, tetapi juga dengan hati yang bersih, niat tulus, dan semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Saiful.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan ASN. Di tengah kompleksitas birokrasi dan kemajuan teknologi, keteguhan moral dan spiritual menjadi kunci menjaga arah pengabdian.

“Kita hidup di era keterbukaan informasi dan percepatan teknologi. Namun sehebat apa pun kemampuan kita, tanpa landasan iman dan akhlak, arah pengabdian bisa mudah goyah,” tegasnya.

Bupati Saiful juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan antarpegawai. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan ASN Katingan.

“Jadikan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi momentum untuk memperbaiki diri dan mempertebal keimanan. Dengan begitu, setiap pekerjaan akan bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” ucapnya.

Kegiatan siraman rohani diisi dengan tausiyah dan doa bersama yang menghadirkan penceramah dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan. Dalam ceramahnya, penceramah menekankan pentingnya menjaga amanah, disiplin, dan keikhlasan, serta menjauhi sifat tercela seperti iri dan sombong. (Mit).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top