Balita Desa Lemo Tenggelam di Sungai Barito, Ditemukan Setelah Tersapu Arus 148 Km

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 20 Maret 2026 | 21:09:36 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Tiga hari tenggelam di Sungai Barito, balita Sri Jimah dtemukan meninggal dunia. Dia terbawa arus sepanjang 148 kilometer.

Kantor Basarnas Palangka Raya mengabarkan Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Sri Jimah yang tenggelam di Sungai Barito di Desa Lemo 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Jasad Sri Jimah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat 20 Maret 2026 pagi.

Sri Jimah, balita berusia tiga tahun itu, mengalami nasib nahas pada Selasa 17 Maret 2026 siang. Dia terjatuh dari rumah lanting milik keluarganya.

Upaya pencarian mandiri oleh warga setempat sempat dilakukan,  namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya informasi tersebut diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya.

Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya, Malik, menyampaikan memasuki hari keempat pencarian, tim gabungan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Dia menyebutkan Sri Jimah baru ditemukan pada Jumat sekitar pukul 08.45 WIB. Saat ditemukan, Sri Jimah sudah tak bernyawa dan jaraknya dengan lokasi kejadian sudah mencapai 148 kilometer.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana mengapresiasi kerja keras Tim SAR Gabungan di lapangan hingga korban akhirnya dapat ditemukan.

Unsur SAR yang terlibat antara lain Koramil Teweh Tengah, Polsek Teweh Tengah, BPBD Kab. Barito Utara, BPBD Kab. Barito Selatan, Polairud Barut, Polairud Barsel, Perangkat Desa Lemo 1, Masyarakat serta keluarga korban.

“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup pada pukul 11.15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing,” tambahnya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top