KALAMANTHANA, Kuala Kapuas — Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menyampaikan kritik terhadap sejumlah program pembangunan daerah yang dinilai belum berjalan sesuai harapan masyarakat, khususnya proyek taman dan pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Ini harus menjadi perhatian serius terkait proyek pelaksanaan pembangunan Taman dan PDAM Kapuas,” ujar Juru Bicara Fraksi Golkar, Abdullah, Rabu (11/6/2025), saat membacakan pemandangan umum terhadap LKPj APBD Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna DPRD.

Wakil rakyat dari Dapil Kapuas IV yang meliputi Kecamatan Kapuas Hilir, Pulau Petak, Kapuas Murung, dan Dadahup itu menyoroti pelaksanaan pembangunan Taman Simpang Lima Adipura dan taman di sisi Stadion Panunjung Tarung yang dinilai belum optimal. Ia meminta penjelasan mengenai kendala teknis maupun non-teknis yang menghambat progres proyek tersebut.

Selain itu, Fraksi Golkar turut menyoroti permasalahan internal PDAM Kapuas yang hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan, terutama dalam aspek manajemen keuangan dan kualitas layanan air bersih.

“Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Abdullah dalam forum tersebut.

Sebagai anggota Komisi II DPRD, ia mendesak agar direksi dan manajemen PDAM segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dinilai berlarut dan merugikan kepentingan masyarakat. (Mit).