KALAMANTHANA, Palangka Raya — Sektor perikanan di Kota Palangka Raya dinilai memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi daerah. Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, menekankan pentingnya inovasi terukur agar pemanfaatan sumber daya perairan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Potensi perikanan kita bagus. Tinggal didorong agar pemanfaatannya memiliki nilai lebih, baik untuk masyarakat maupun perekonomian daerah,” ujar Tantawi, Sabtu (9/8).
Ia menyebut wilayah Palangka Raya yang terdiri dari lima kecamatan dengan sungai, danau, dan rawa menyimpan peluang besar untuk pengembangan sektor perikanan. Menurutnya, pemberdayaan nelayan dan pembudi daya ikan harus menjadi langkah strategis yang didukung penuh oleh pemerintah kota.
“Nelayan dan pembudi daya perlu dukungan konkret agar usaha mereka bisa berkembang,” tambahnya.
Tantawi juga mengapresiasi langkah Dinas Perikanan yang memperketat pengawasan terhadap praktik illegal fishing. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus berkelanjutan demi menjaga kelestarian habitat perairan.
Selain itu, ia mendorong penguatan UMKM berbasis perikanan, seperti pengolahan ikan asap, abon ikan, dan pengemasan produk. Pemerintah kota juga diharapkan melibatkan generasi muda melalui pelatihan, akses permodalan, dan penerapan teknologi ramah lingkungan. (Mit).