- Makan Bergizi Gratis (MBG): Menjangkau 7 juta anak sekolah untuk memperkuat gizi dan tumbuh kembang generasi muda.
- Cek Kesehatan Gratis (CKG): Melayani 7 juta orang sejak Februari 2025 dan membuka 100 ribu lapangan kerja di sektor kesehatan.
- Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah: Telah menyelesaikan 139.000 unit sebagai solusi atas krisis perumahan nasional.
- Sekolah Rakyat: Membangun dan mengoperasikan 100 titik sekolah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.
- Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Membentuk lebih dari 80 ribu koperasi sebagai solusi pembiayaan usaha rakyat dan penyediaan infrastruktur dasar.
Wamen ATR: Tanah Adalah Kehidupan, Negara Hadir untuk Menjamin Hak Rakyat
Rabu, 13 Agustus 2025 • 17:45:33 WIB
KALAMANTHANA, Jakarta — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat melalui kepastian hukum atas tanah.
“Tanah bukan sekadar aset, tetapi sumber kehidupan dan kesejahteraan. Negara hadir untuk menjamin hak rakyat atas tanah,” ujar Wamen Ossy, Rabu (13/8/2025).
Hingga Juli 2025, pendaftaran tanah di Indonesia telah mencapai 122,7 juta bidang dari target nasional 126 juta bidang. Capaian ini dinilai sebagai fondasi penting dalam mendorong iklim investasi, pembangunan berkelanjutan, dan pemerataan ekonomi antardaerah.
Selain itu, Kementerian ATR/BPN terus menggencarkan program sertifikasi tanah wakaf. Sebanyak 272.237 bidang tanah wakaf telah disertifikasi, mendukung pembangunan rumah ibadah, lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau, hingga taman kota.
“Ini bentuk tanggung jawab negara dalam membangun lingkungan bermasyarakat yang inklusif dan menjamin kekuatan hukum rumah ibadah,” terang Ossy.
Komitmen agraria ini sejalan dengan program prioritas pemerintah lainnya, seperti:
Bagikan