KALAMANTHANA, Tamiang Layang — Pemerintah Kabupaten Barito Timur menandai babak baru dalam penguatan pertahanan wilayah dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koramil 04 Kodim 1013 Buntok. Bupati M. Yamin, didampingi Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, memimpin langsung prosesi groundbreaking yang digelar di Tamiang Layang, Selasa, (19/8/2025).
“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi bagian dari strategi pertahanan jangka panjang. Dengan berdirinya Kodam Tambun Bungai di Palangka Raya, wilayah kita kini menjadi lintasan strategis yang membutuhkan kehadiran Kodim sebagai pusat komando,” tegas Bupati Yamin.
Koramil 04 dirancang sebagai cikal bakal Markas Kodim Barito Timur, yang akan memperkuat keamanan, ketertiban, dan membuka peluang ekonomi baru. Bahkan, generasi muda Bartim berkesempatan bergabung dengan TNI jika memenuhi syarat, tambah Yamin.
Dandim 1012 Buntok, Kolonel TNI Inf Langgeng Pujut Santoso, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Bartim dalam mendanai pembangunan ini. “Tanpa dukungan daerah, Kodim tidak akan terwujud. Kami siap bersinergi menjaga kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso menekankan pentingnya sinergi TNI, Polri, dan Pemda dalam menjaga iklim investasi. “Keamanan adalah fondasi kepercayaan investor,” katanya.
Dukungan juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Bartim, Rahmad Isnaini, yang berkomitmen mengawal pembangunan agar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan TNI.
Kepala Dinas PUPR Bartim, Yumail J. Paladuk, menjelaskan bahwa Koramil 04 akan dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare, dengan desain dua lantai dan 18 unit rumah tipe kopel. Anggaran sebesar Rp15 miliar telah dialokasikan dari APBD 2025, termasuk Rp200 juta untuk perencanaan dan pengawasan. Proses pengadaan dilakukan melalui e-Katalog. (Anigoru).