KALAMANTHANA, Palangka Raya — Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) berbasis 3M Plus. Ia menekankan bahwa penanganan DBD tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif warga.

“Gerakan 3M Plus—menguras, mengubur, mendaur ulang, serta tindakan tambahan seperti penggunaan obat nyamuk dan pemasangan kawat kasa—harus menjadi budaya bersama,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Ia menyebut bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan, termasuk melalui pembersihan saluran air dan pengelolaan sampah secara teratur untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti.

Lebih lanjut, Hasan mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Kerja sama lintas sektor menjadi kunci menekan kasus DBD. Kesadaran kolektif warga terhadap bahaya penyakit ini harus terus ditingkatkan, terutama saat musim hujan,” tegasnya.

Gerakan 3M Plus dinilai sebagai langkah preventif yang efektif dan murah, namun membutuhkan konsistensi dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis komunitas, diharapkan angka kasus DBD di Palangka Raya dapat ditekan secara signifikan. (Mit).