KALAMANTHANA, Palangka Raya — Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang lembap. Imbauan ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, merespons prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Musim hujan rawan menimbulkan penyakit, karena itu mari kita sama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan,” ujar Jati, Rabu (17/9/2025).

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, seperti rutin membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menimbulkan genangan. Warga juga diminta menutup tempat penampungan air untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Menurut Jati, sejumlah penyakit yang sering muncul di musim hujan antara lain DBD, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, pilek, serta diare akibat air tercemar. Ia menekankan bahwa pola hidup bersih dan sehat (PHBS) harus menjadi kebiasaan utama.

“Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas, konsumsi makanan bergizi, serta gunakan pakaian hangat atau jas hujan saat bepergian agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” jelasnya.

Jati juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, atau diare yang tidak kunjung membaik. Ia berharap langkah preventif ini dapat menekan angka kasus penyakit musiman dan menjaga kualitas kesehatan warga Palangka Raya selama musim hujan. (Mit).