KALAMANTHANA, Palangka Raya – Inflasi di Kota Palangka Raya hingga Agustus 2025 masih tergolong terkendali. Namun, DPRD Kota Palangka Raya mengingatkan agar strategi pengendalian harga kebutuhan pokok tidak hanya bersifat jangka pendek.

Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota yang rutin menggelar Pasar Penyeimbang setiap Sabtu di Pasar Datah Manuah. Menurutnya, kebijakan tersebut terbukti membantu masyarakat menjaga daya beli.

“Kami mendukung upaya Pemko menjaga stabilitas harga. Pasar Penyeimbang adalah langkah nyata yang langsung dirasakan warga. Tapi jangan sampai berhenti di situ, karena solusi inflasi harus berkelanjutan,” ujar Noorkhalis Ridha, Senin (29/9/2025).

Ia menegaskan, ketahanan pangan daerah menjadi kunci untuk menekan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Produksi lokal harus diperkuat, distribusinya dipastikan lancar agar harga tetap terjangkau.

Selain itu, Noorkhalis menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, DPRD, pelaku usaha hingga masyarakat. “Semua pihak harus ikut berperan, karena inflasi berdampak langsung pada daya beli rakyat. DPRD siap mendukung melalui fungsi pengawasan dan anggaran, asalkan programnya berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Mit).