KALAMANTHANA, Palangka Raya – Guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal meski efisiensi anggaran, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya mulai memetakan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) untuk tahun anggaran 2026–2027.

Plt Kepala BKPSDM Palangka Raya, Fauzi Rahman, menyatakan bahwa usulan formasi CPNS akan difokuskan pada sektor-sektor krusial yang berkaitan dengan pelayanan dasar. “Sektor pelayanan dasar menjadi prioritas utama, terutama bidang kesehatan dan pendidikan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Fauzi menekankan bahwa pemenuhan tenaga medis di puskesmas serta guru di sekolah dasar dan menengah masih menjadi kebutuhan mendesak. Selain itu, tenaga teknis yang mendukung pelayanan administrasi kependudukan dan infrastruktur juga menjadi perhatian.

Ia menjelaskan, analisis beban kerja sedang dilakukan secara mendalam untuk menentukan jumlah pasti formasi yang akan diajukan ke pemerintah pusat. “Langkah ini penting agar usulan sesuai kondisi riil di lapangan dan tidak terjadi penumpukan pegawai di satu unit kerja saja,” jelasnya.

Proses pengusulan juga mempertimbangkan banyaknya pegawai yang akan memasuki masa pensiun dalam dua tahun ke depan. BKPSDM ingin memastikan tidak terjadi kekosongan jabatan strategis yang dapat menghambat kinerja perangkat daerah. (Mit).