KALAMANTHANA, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyusun kebutuhan pegawai di lingkungan pemerintah kota.

“CPNS itu menunggu arahan dari pusat karena dibuka secara nasional. Saat ini kami masih menyusun kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Menurut Fauzi, penyusunan kebutuhan pegawai dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan keuangan daerah untuk membayar gaji aparatur yang akan direkrut.

“Kita juga perlu melihat kemampuan kita untuk membayar gajinya nanti. Kalau dibebankan ke daerah tentu harus disesuaikan, tetapi jika dari pusat yang mengalokasikan, berapapun yang diberikan kita siap,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, formasi CPNS secara nasional masih memprioritaskan sektor pendidikan dan tenaga kesehatan.

“Surat dari Menpan mensyaratkan bahwa prioritas utama adalah tenaga guru dan kesehatan. Selain itu, ada beberapa formasi lain yang sebenarnya bisa dibuka peluangnya,” jelasnya.

Fauzi menambahkan, pembukaan formasi di luar sektor prioritas tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, termasuk mendukung penguatan sektor ekonomi di Palangka Raya. (Mit)