KALAMANTHANA, Sanggau – Jangankan dihargai jasa-jasanya, guru Lastini bahkan mendapatkan penganiayaan. Maka, SKD (47), seorang karyawan BUMN, yang diduga sebagai pelaku penganiayaan itu pun diamankan Polsek Meliau, Sanggau, Kalimantan Barat.
Guru Lastini layak disebut pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Hidupnya diabdikan untuk mencerdaskan anak-anak di Sanggau, sebuah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sarawak di Malaysia. Dia menjadi pendidik di SDN 31 Emplasmen Gunung Meliau, Kecamatan Meliau, Sanggau.
Tapi, hari-hari ini, wajahnya lumayan bonyok. Plester masih menutup hidungnya yang terluka. Itu gara-gara dia mendapatkan pukulan dari salah seorang wali muridnya.
Kapolsek Meliau, Iptu MR Pardosi, membenarkan terjadinya dugaan penganiayaan tersebut. Peristiwanya terjadi pada Kamis (1/3), sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, Lastini sedang memberikan mata pelajaran ekstra kurikuler di halaman sekolahnya.
“Memang benar peristiwa itu. Pada hari Jumat (2/3) kita telah mengamankan seorang laki-laki berinisial SKD atas laporan penganiayaan,” ucap Pardosi.
Terduga pelaku, menurut Pardosi, merupakan karyawan BUMN di Kecamatan Meliau yang juga orang tua salah satu murid di SDN 31 Empalasmen PTPN XIII Gunung Meliau.

Menurut Pardosi, kronologis peristiwanya terjadi ketika Lastini sedang memberikan pelajaran ekstra kurikuler kepada muridnya. Kemudian, datanglah SKD yang merupakan orang tua salah seorang murid. SKD langsung mendatangi Guru Lastini.
“Kemudian dia melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menggunakan tangan kiri memegang serta menarik kerah baju korban dari depan, kemudian tangan kanan pelaku memukul wajah korban dan mengenai bagian hidung sehingga mengakibatkan hidung luka robek serta mengeluarkan darah dan rasa sakit pada bagian kepala,” tutur Pardosi.
Dalam kondisi hidung berdarah, Lastini dibawa ke klinik/rumah sakit kebun PTPN XIII Gunung Meliau untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan maupun pengobatan. Setelah itu, Lastini mendatangi Mapolsek Meliau mengadukan kejadian penganiayaan tersebut.
“Sekarang pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Meliau dan masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut,” pungkas Kapolsek Meliau. (ik)