KALAMANTHANA, Muara Teweh — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara mendapat apresiasi dari DPRD atas terobosan dalam membangun budaya kerja yang positif melalui program “Pemilihan Pegawai Terfavorit Pilihan Teman”. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan motivasi dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik yang inklusif dan manusiawi.
Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi PKS, Jamilah, menyebut program tersebut bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan bagian dari reformasi birokrasi yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia dan etos kerja kolektif.
“Pemilihan pegawai terfavorit ini memberikan ruang penghargaan bagi semua lini, mulai dari petugas kebersihan hingga pejabat eselon. Ini bentuk pengakuan terhadap kontribusi setiap individu dalam sistem pelayanan,” ujar Jamilah, Kamis (3/7/2025).
Ia menekankan bahwa apresiasi internal seperti ini mampu menumbuhkan rasa saling menghargai, kekompakan, dan loyalitas dalam lingkungan kerja. Menurutnya, budaya kerja yang apresiatif akan berdampak langsung pada kepuasan publik dan profesionalisme birokrasi.
“Ini adalah investasi jangka panjang dalam membangun birokrasi yang profesional dan manusiawi,” tambahnya.
Jamilah juga mendukung rencana pengembangan sistem penilaian berbasis kinerja objektif agar penghargaan tidak hanya bersifat popularitas, tetapi benar-benar mencerminkan integritas dan kontribusi nyata. Ia mendorong agar program serupa diadopsi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemkab Barito Utara.
“Kami di DPRD siap mendukung setiap inisiatif yang mengarah pada peningkatan kualitas birokrasi. Karena pelayanan publik yang baik dimulai dari dalam—dari semangat para pegawainya,” tegasnya.
Langkah Disdukcapil ini dinilai sebagai wujud nyata transformasi birokrasi yang lebih inklusif, di mana setiap pegawai memiliki ruang untuk dihargai dan didorong berkembang, tak hanya berdasarkan jabatan, tetapi juga kontribusi dan semangat kerja. (Sly).