- Menyayangkan terjadinya polemik yang sempat mencoreng citra Kalimantan Tengah sebagai tanah Huma Betang yang damai dan majemuk.
- Menolak isi surat resmi tersebut yang dinilai mencerminkan intoleransi dan bertentangan dengan semangat konstitusi serta kebhinekaan.
- Mendorong Pemerintah Daerah terus mengawal proses penyelesaian dan membentuk ruang dialog antariman untuk menjaga keharmonisan sosial.
- Mengajak masyarakat untuk menyikapi isu secara bijak dan menyerahkan penanganan kepada pihak berwenang.
- Mengimbau seluruh warga Kalimantan Tengah kembali meneguhkan semangat Huma Betang sebagai rumah bersama yang rukun dalam keberagaman.
Merawat Kerukunan: Pemuda Katolik Tanggapi Polemik Izin Gereja di Kalimantan Tengah
Selasa, 22 Juli 2025 • 17:14:16 WIB
KALAMANTHANA, Palangka Raya — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Palangka Raya menyampaikan keprihatinan dan penyesalan mendalam atas penolakan pembangunan gereja di Desa Sumber Makmur, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penolakan itu terungkap melalui surat resmi bertanda tangan Kepala Desa dan beredar pada 18 Juli 2025.
Meski Pemerintah Desa telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas kekeliruan tersebut, serta memastikan kelanjutan pembangunan sesuai ketentuan, insiden ini tetap menjadi pengingat penting akan perlunya menjaga komunikasi lintas iman serta memperkuat komitmen terhadap nilai toleransi dan kebhinekaan.
Pemuda Katolik Komcab Palangka Raya menyatakan lima poin sikap resmi:
Bagikan