KALAMANTHANA, Muara Teweh — Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA, mendapat apresiasi dari DPRD atas langkah cepat dan proaktifnya dalam memastikan kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025. Dalam beberapa hari terakhir, Pj Bupati melakukan kunjungan kerja ke sembilan kecamatan, menyampaikan pesan penting tentang netralitas aparatur, persatuan masyarakat, dan partisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Anggota DPRD Barito Utara, H. Tajeri, menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang nyata dan bertanggung jawab. Ia menilai bahwa kehadiran langsung Pj Bupati di lapangan bukan hanya menyangkut aspek teknis PSU yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap integritas pelaksanaan demokrasi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Pj Bupati yang turun langsung ke lapangan. Ini menjadi bukti nyata bahwa beliau tidak hanya memimpin dari balik meja, tetapi hadir untuk memastikan semua tahapan PSU berjalan kondusif dan transparan,” ujar Tajeri, Selasa (15/7/2025).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, pesan yang disampaikan Pj Bupati dalam setiap kunjungan—agar masyarakat tidak golput dan tetap menjaga kerukunan di tengah dinamika politik—sangat relevan dan dibutuhkan.

“PSU bukan sekadar pengulangan teknis, tapi penegasan kembali tentang bagaimana demokrasi dijalankan dengan sehat. Pesan untuk menjaga persatuan dan aktif menggunakan hak pilih adalah fondasi penting dalam membangun masa depan daerah,” lanjutnya.

DPRD Barito Utara menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh seluruh proses PSU, termasuk dari sisi pengawasan, kolaborasi lintas lembaga, dan menjaga stabilitas sosial-politik selama tahapan berlangsung.

“Kami ingin PSU ini menjadi contoh baik. Semua pihak harus terlibat, bukan hanya penyelenggara dan pemerintah, tetapi juga masyarakat sipil. Ini pelajaran demokrasi yang tidak boleh disia-siakan,” pungkas Tajeri.

PSU Pilkada Barito Utara 2025 menjadi sorotan publik setelah diputuskan oleh KPU menyusul sengketa hasil pemilihan sebelumnya. Pemerintah daerah bersama DPRD kini berkomitmen memastikan bahwa pelaksanaan ulang tersebut berlangsung jujur, adil, dan mencerminkan kehendak rakyat yang sesungguhnya. (Sly).