KALAMANTHANA, Palangka Raya — Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya, Sumadi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem perairan—mulai dari sungai, danau, hingga rawa—yang menjadi bagian penting dari kehidupan warga di Kota Cantik.

Menurut Sumadi, ekosistem air di Palangka Raya memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai sumber air bersih, tetapi juga sebagai habitat bagi ikan, tumbuhan air, dan keanekaragaman hayati lainnya. Ia mengingatkan bahwa kerusakan akibat pencemaran dan eksploitasi berlebihan akan berdampak serius terhadap kualitas hidup masyarakat dan keberlangsungan lingkungan.

“Air adalah sumber kehidupan. Jika sungai dan danau kita rusak, dampaknya bukan hanya dirasakan sekarang, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).

Sumadi menekankan pentingnya kesadaran kolektif, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan bahan kimia, hingga mendukung program pelestarian yang digagas pemerintah. Ia juga menyoroti nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama mengajarkan hidup selaras dengan alam.

Ia mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dan dinas terkait yang terus melakukan pembinaan kepada masyarakat pesisir, komunitas nelayan, dan kelompok pecinta lingkungan. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga ekosistem perairan bergantung pada kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif warga.

“Menjaga ekosistem perairan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita rawat sungai dan danau sebagai warisan berharga untuk anak cucu kita,” tegas Sumadi. (Mit).