KALAMANTHANA, Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan kesehatan masyarakat akibat cuaca ekstrem. Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menginstruksikan seluruh petugas kesehatan di desa dan kecamatan untuk tetap berada di tempat tugas.

Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, termasuk tingginya curah hujan yang berpotensi menyebabkan banjir. Firdaus menegaskan, tingginya permukaan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan sangat berisiko memicu berbagai masalah kesehatan.

“Saya meminta semua petugas kesehatan tetap siaga dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di wilayah yang rentan terdampak,” ujarnya.

Kebijakan ini bertujuan memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses secara cepat dan efektif, meskipun dalam kondisi darurat. Dengan petugas yang siaga di setiap lokasi, penanganan penyakit akibat banjir seperti diare, gatal-gatal, dan demam diharapkan bisa segera dilakukan agar tidak menyebar lebih luas.

Langkah proaktif ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat. “Dengan memperkuat barisan terdepan dalam pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Katingan berupaya meminimalisir dampak buruk dari cuaca ekstrem dan memastikan masyarakat merasa aman,” tandas Firdaus. (Mit).