KALAMANTHANA, Katingan – Kabupaten Katingan resmi meluncurkan produk kerajinan rotan berorientasi ekspor pada Rabu (8/10/2025), bertempat di Komplek UPT Rotan dan Kayu Hampangen. Peluncuran ini didukung oleh pemerintah daerah, sektor swasta, dan Kedutaan Besar Kanada di Indonesia.

Program ini menitikberatkan pada pelatihan perajin lokal agar mampu menghasilkan produk rotan dengan desain kontemporer dan standar kualitas internasional. Bupati Katingan, Saiful, menyampaikan, dukungan teknis dari Kanada menjadi dorongan penting dalam transformasi industri rotan daerah. “Kami ingin rotan Katingan menjadi produk premium yang bisa dibeli di toko-toko di Toronto dan Vancouver,” ujarnya.

Produk yang dipamerkan menggabungkan anyaman tradisional khas Katingan dengan sentuhan desain modern. Para perajin juga dibekali pengetahuan tentang pelabelan ekologis, peningkatan mutu, dan pemahaman terhadap dinamika pasar global.

Katingan memiliki 62 desa dengan potensi budidaya rotan yang besar. Melalui program ini, pendapatan perajin ditargetkan naik hingga 40 persen dalam dua tahun, serta membuka ribuan lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan pengembangan ekspor jasa kreatif. Dengan pendekatan inovatif dan berbasis kearifan lokal, Katingan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengekspor produk rotan bernilai tambah tinggi ke pasar internasional. (Mit).