KALAMANTHANA, Sampit – Perkelahian antarkelompok di eks Golden Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyita perhatian warga. Sebagian mengungkap peristiwa itu.
Perkelahian antarkelompok di eks Golden Sampit itu membuat seorang warga mengalami luka bacok. Padahal, saat itu, dia hendak melerai perkelahian.
Berdasarkan keterangan warga, perkelahian yang terjadi pada Kamis 5 Maret 2026 itu terjadi begitu cepat.
“Saya mendengar teriakan dan melihat korban yang mencoba memisahkan langsung terkena sabetan senjata tajam,” ungkap seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.
Warga lain menambahkan bahwa keributan itu berlangsung di salah satu jalan utama kawasan eks Golden Sampit, yang biasa ramai dikunjungi masyarakat setempat.
Pihak kepolisian pun langsung mendatangi lokasi, mengamankan area, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim kepolisian juga mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa saksi untuk memastikan kronologi peristiwa dan motif perkelahian.
Kapolsek Ketapang, AKP Anis, mewakili Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menjelaskan pihak kepolisian telah menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Kasus sudah ditangani, korban dan saksi telah diperiksa. Kami juga melakukan penyelidikan guna mengamankan pelaku,” ujar AKP Anis, Jumat 6 Maret 2026.
Meski korban dan saksi telah diperiksa, kronologi lengkap perkelahian masih dalam pencarian.
Polisi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku serta terus menjaga keamanan masyarakat di sekitar kawasan Eks Golden Sampit.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan permasalahan dengan kekerasan, agar tidak menimbulkan korban.
Warga diharapkan tetap tenang, mengedepankan dialog, dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat kepolisian.
Selain itu, polisi berencana meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan rawan konflik, terutama di area yang biasa ramai dilalui warga, untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali. Kapolsek menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dibulan suci Ramadan ini. (*)