Duka di Balik Penemuan Mayat di Sekayam, Jasad Baran Ditemukan Putra Kandungnya Sendiri

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 15 April 2026 | 17:33:06 WIB

KALAMANTHANA, Sanggau – Penemuan jasad Baran di Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, meninggalkan duka mendalam bagi Sapinus Duber. Kenapa?

Dua hari sudah Sapinus Duber mencari ayahnya. Saat ditemukan, pria berusia 25 tahun itu juga mendapatkan ayahnya, Baran, sudah tak bernyawa.

Sapinus Duber adalah orang pertama yang menemukan jasad Baran (46). Dia berinisiatif mencari ayah kandungnya itu karena tak kunjung pulang ke rumah selama dua hari.

Upaya pencarian dilakukan setelah korban tidak dapat dihubungi sejak meninggalkan rumah.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, saat pergi dari rumah seorang diri tanpa memberi tahu tujuan. Hingga keesokan harinya, korban tidak kembali dan tidak bisa dihubungi melalui telepon seluler.

Merasa khawatir, Sapinus mulai melakukan pencarian pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB dengan menyisir sejumlah lokasi di wilayah Desa Malenggang. Pencarian berlanjut hingga ke arah Dusun Sei Pinang.

Saat melintas di Jalan Lintas Malenggang, Sapinus melihat sebuah sepeda motor berada di dalam parit dengan posisi terbalik.

Curiga dengan kondisi tersebut, ia mendekati lokasi dan menemukan ayahnya dalam keadaan tertimpa kendaraan tersebut.

Sapinus kemudian segera menghubungi warga sekitar, termasuk Sumino (32) dan Fajri Tri Setia Wibowo (32), serta perangkat kewilayahan setempat untuk membantu proses evakuasi.

Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka.

Penemuan mayat itu langsung bikin heboh warga Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Sanggau itu. Jasad tersebut ditemukan di parit di pinggir jalan pada Selasa 14 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Lokasi ditemukannya mayat pria yang kemudian diketahui bernama Baran (46) dikenal sebagai jalur sepi dengan kondisi jalan menurun dan menikung. Kondisi jalan diduga menjadi faktor pemicu terjadinya insiden kecelakaan yang membuatnya meninggal dunia.

Baran adalah warga Dusun Sungai Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tertimpa sepeda motor di dalam parit di pinggir jalan. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top