KALAMANTHANA, Katingan — Pemerintah Kabupaten Katingan memprogramkan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam tahun anggaran 2025. Sebagai bentuk komitmen terhadap ketepatan sasaran, Wakil Bupati Katingan Firdaus turun langsung meninjau lokasi program bedah rumah di Desa Asem Kumbang, Kecamatan Kamipang, Sabtu (9/8).

Firdaus menegaskan bahwa program ini harus segera direalisasikan dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Ia didampingi tim teknis dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Katingan serta Camat Kamipang, Ade Irwan.

“Kami datang ke sini untuk melihat langsung dan menunjuk rumah mana saja yang layak mendapatkan bantuan. Jangan sampai salah sasaran,” ujar Firdaus.

Di Desa Asem Kumbang, lima rumah direncanakan akan menerima bantuan perbaikan. Setiap rumah akan dialokasikan anggaran sekitar Rp 20 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk biaya pengerjaan. Jika ada kelebihan anggaran, dana akan dialihkan ke rumah lain yang juga membutuhkan.

Camat Kamipang, Ade Irwan, menyampaikan bahwa program serupa juga akan menyasar desa lain di wilayahnya. Di Desa Baun Bango, tujuh rumah telah masuk daftar penerima bantuan, sementara di Desa Jahanjang, tim teknis masih melakukan survei untuk menentukan jumlah penerima.

“Program ini sangat bermanfaat bagi warga kita untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ucap Ade.

Kepala Desa Asem Kumbang, Rahdahlan, menyambut baik program tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Katingan. Ia berharap pelaksanaan program dapat segera dimulai agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga. (Mit).