KALAMANTHANA, Katingan — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Katingan, Ny. Sumiati Saiful, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting. Melalui peran aktif kader hingga tingkat desa, PKK diharapkan mampu memberikan pendampingan langsung kepada keluarga.

“Kami akan terus menggerakkan kader hingga desa-desa untuk memberi pendampingan langsung kepada keluarga,” ujar Sumiati dalam pernyataannya belum lama ini.

Ia menekankan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam edukasi gizi keluarga, pola asuh anak, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Pendekatan langsung ke rumah tangga dinilai sebagai kunci efektivitas program.

Bupati Katingan, Saiful, turut menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap program ini. Ia menyebut kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi keberhasilan penurunan angka stunting.

“Kami akan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan program ini berjalan efektif hingga tingkat desa,” kata Saiful.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat angka stunting di Kabupaten Katingan pada 2024 sebesar 19,6 persen, menurun dari 14,4 persen pada tahun sebelumnya. Penurunan ini disebut sebagai hasil sinergi berbagai pihak, termasuk kontribusi aktif PKK di lapangan.

Saiful menyampaikan apresiasi atas kerja keras para kader dan seluruh elemen masyarakat yang telah berperan dalam menurunkan prevalensi stunting. Ia berharap tren positif ini dapat terus berlanjut melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. (Mit).