KALAMANTHANA, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) secara resmi membuka Pelatihan Pemantapan bagi Relawan Sosial Taruna Siaga Bencana (TAGANA) tingkat kabupaten tahun 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P. Lelo, mewakili Bupati M. Yamin, di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Sosial (DPMDsos), Senin (20/10/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh 37 relawan TAGANA dan bertujuan meningkatkan keterampilan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai jenis bencana. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Ari Panan, disampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan yang telah mengabdikan waktu dan tenaga untuk kemanusiaan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperdalam pengetahuan dan kemampuan dalam penanganan, perencanaan, serta profesionalisme dalam penanggulangan bencana,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa TAGANA memiliki peran strategis dalam mitigasi, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas relawan menjadi hal penting agar mereka siap diterjunkan ke lapangan kapan pun dibutuhkan.

Bupati juga mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan semangat tinggi. “Serap ilmu dan pengalaman dari para instruktur dengan maksimal. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk terus belajar dan beradaptasi, karena bencana tidak bisa diprediksi kapan akan datang,” pesannya.

Pelatihan berlangsung dari 17 hingga 19 Oktober 2025 dan mencakup sesi teori, praktik lapangan, serta penutupan. Fasilitator dan instruktur memberikan pembekalan teknis seputar manajemen bencana, penyelamatan korban, dan koordinasi lapangan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati M. Yamin menyampaikan terima kasih atas pengabdian para relawan TAGANA dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Barito Timur. “Tetaplah semangat dan terus berbakti untuk kemanusiaan,” tutupnya. (Anigoru).