KALAMANTHANA, Katingan – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pelopor perubahan positif di tengah tantangan era digital. Pernyataan itu disampaikan saat memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa (IKBAB) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Sukamara, Jumat (24/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menyerahkan apresiasi kepada Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Katingan Tahun 2025 serta melepas Kontingen Taekwondo Katingan yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII di Jakarta.

“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan positif, menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan solidaritas. Hindari hal-hal yang merusak masa depan seperti korupsi, narkoba, minuman keras, pornografi, hoaks, dan ujaran kebencian,” tegas Firdaus.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini tidak hanya soal ekonomi dan pendidikan, tetapi juga disrupsi moral dan informasi, terutama di era media sosial. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat peran pemuda melalui program kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepekaan sosial.

“Momentum ini harus menjadi kesempatan untuk memperbesar perhatian terhadap pengembangan kepemudaan. Pemuda masih membutuhkan wadah agar potensi mereka tumbuh menjadi kekuatan nyata dalam kepemimpinan dan kewirausahaan,” tambahnya.

Firdaus juga mengajak pemuda meneguhkan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan moral dalam menjaga persatuan dan kesetiaan terhadap bangsa. “Tidak ada perbedaan, bukan untuk membedakan, tetapi untuk mempererat kebersamaan. Satu langkah, satu tujuan, maju bersama Indonesia Raya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Firdaus memberikan dukungan penuh kepada atlet Taekwondo Katingan yang akan berlaga di POPNAS XVII. Ia berharap mereka menunjukkan sportivitas dan membawa nama baik daerah. “Kalian adalah putra-putri terbaik daerah, jadilah inspirasi bagi generasi muda lainnya,” pesannya.

Upacara berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Katingan dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, organisasi kepemudaan, pelajar, dan tokoh masyarakat. (Mit).