KALAMANTHANA, Sampit - Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Ketua Batamad Cempaga Hulu akibat insiden tabrak lari. Tragedi ini menambah duka warga, mengingat sebelumnya kasus serupa juga menewaskan Kepala SDN 1 Sungai Paring, Cempaga.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Sangat menyedihkan karena dalam waktu berdekatan, dua tokoh di Cempaga meninggal akibat tabrak lari,” ucap Mariani, Sabtu (4/10/2025).

Mariani mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus ini secara tuntas. Menurutnya, kejadian berulang di wilayah yang sama menimbulkan keresahan masyarakat. “Kami berharap aparat segera menangkap pelaku, karena sudah dua kali terjadi dengan korban jiwa,” tegasnya.

Ia juga meminta pelaku memiliki itikad baik dengan menyerahkan diri. “Kalau memang ada keberanian, sebaiknya menyerahkan diri. Jangan menambah luka keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.

Mariani menegaskan pihaknya di DPRD mendukung penuh langkah aparat penegak hukum agar peristiwa tragis ini tidak terulang lagi. “Harapan kami, kasus ini bisa menjadi perhatian serius sehingga tidak ada lagi korban jiwa berikutnya akibat tabrak lari,” tutupnya. (Darmo).