KALAMANTHANA, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman, AB, turut mengapresiasi dampak ekonomi positif dari penyelenggaraan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII yang resmi dimulai Senin (24/11/2025).
Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dinilai telah memberikan stimulus langsung bagi perekonomian lokal, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha di sektor pariwisata.
Herman mendukung penuh harapan Bupati Shalahuddin bahwa festival ini mampu memutar roda perekonomian dan membuka ruang usaha lebih luas. Peningkatan aktivitas ekonomi di sektor akomodasi, kuliner, kerajinan tangan, dan transportasi menjadi bukti nyata manfaat dari event budaya bertaraf provinsi.
“Kami di DPRD melihat FTIK sebagai sebuah lokomotif ekonomi kreatif. Pasar tradisional ramai, hotel-hotel penuh, dan produk-produk kerajinan khas Barito Utara laku terjual. Ini adalah dampak nyata yang sangat kami apresiasi dan ingin kita pertahankan,” ujarnya.
Momentum Promosi Potensi Daerah
Herman menekankan pentingnya memanfaatkan momentum FTIK untuk mempromosikan potensi wisata dan produk unggulan daerah secara lebih masif. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha adalah kunci untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari event budaya dan pariwisata.
“Event budaya dan pariwisata seperti ini adalah strategi pemasaran terbaik untuk daerah kami. DPRD akan mendukung penuh penganggaran yang tidak hanya untuk event itu sendiri, tetapi juga untuk infrastruktur pendukung dan capacity building bagi UMKM agar siap memanfaatkan momentum serupa di masa depan,” pungkasnya.
Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga terbukti sebagai penggerak ekonomi kreatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara. (Sly).