KALAMANTHANA, Nanga Bulik – Tenggelam di aliran sungai di Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Ruswandi ditemukan. Sayang, nyawanya tak terselamatkan.

Tim SAR gabungan pun melakukan evakuasi terhadap jasad Ruswandi dari sungai pada Selasa 10 Maret 2026 menjelang siang. Pria berusia 51 tahun itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau dalam siaran persnya menyebutkan proses pencarian Ruswandi yang tenggelam di aliran sungai, sudah memasuki hari kedua.

Pada proses pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lamandau, Basarnas, dan Polsek Delang, dibantu warga dan keluarga korban, sudah mulai bergerak sejak pukul 07.30 WIB.

Mereka menyusuri sungai, mencari keberadaan Ruswandi. Nyaris setiap permukaan sungai ditelusuri untuk menemukannya.

Tak sampai satu jam setelah melakukan pencarian, seorang warga, Effendi Buhing, yang ikut membantu pencarian korban menggunakan perahu alkon, menemukan Ruswandi.

“Korban berhasil ditemukan pukul 08.08 WIB oleh warga, Pak Effendi Buhing,” sebut BPBD Lamandau.

Saat ditemukan, jasad Ruswandi sudah berada sekitar 200 meter dari lokasi di mana dia diduga tenggelam.

“Korban langsung dievakuasi oleh Tim BPBD bersama Basarnas dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdul Ghani Lamandau,” tambah BPBD Lamandau.

Jarak tempuh yang cukup jauh antara titik penemuan korban dengan rumah sakit membuat jenazah Ruswandi baru sampai di RS Abdul Ghani pada pukul 10.30 WIB. Di rumah sakit, petugas melakukan prosedur medis berupa visum atas jasad Ruswandi.

“Kendala yang dihadapi adalah akses yang cukup jauh serta arus sungai yang deras dan berbatu,” tambah BPBD Lamandau. (*)