KALAMANTHANA, Surabaya – Penerbangan Lion Air rute Surabaya-Palangka Raya terdampak hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 15 Maret 2026 sore.

Selain Lion Air rute Surabaya-Palangka Raya, terdapat 14 penerbangan lain dari dan menuju Bandara Internasional Juanda yang mengalami dampak serupa.

“Sembilan penerbangan (dari Surabaya) mengalami penundaan (karena hujan deras disertai angin kencang),” kata General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir di Sidoarjo.

Dia menyebutkan penerbangan yang mengalami penundaan itu antara lain Lion Air rute Surabaya-Palangka Raya, Super Airjet rute Surabaya-Lombok Praya, Lion Air rute Surabaya-Pekanbaru, Lion Air rute Surabaya-Balikpapan, serta Lion Air rute Surabaya-Manado.

Selain itu, Tohir mengatakan penerbangan Lion Air rute Surabaya-Banjarmasin, Lion Air rute Surabaya-Makassar, Batik Air rute Surabaya-Halim Perdanakusuma, serta Super Airjet rute Surabaya-Pontianak juga mengalami penundaan atau delay.

Sementara itu, sejumlah penerbangan menuju Surabaya terpaksa dialihkan ke bandara lain akibat kondisi cuaca di wilayah Juanda.

Penerbangan yang dialihkan di antaranya Citilink rute Banjarmasin-Surabaya yang dialihkan ke Semarang, Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Surabaya yang dialihkan ke Bali, Super Airjet rute Samarinda-Surabaya yang dialihkan ke Semarang, serta Lion Air rute Ambon-Surabaya yang dialihkan ke Semarang.

Selain itu terdapat pula dua penerbangan yang kembali ke Bandara Juanda atau return to base (RTB) yakni Lion Air rute Surabaya-Pekanbaru, serta Air Asia rute Surabaya-Makassar.

Tohir menjelaskan, peristiwa itu menyebabkan beberapa pohon tumbang di area Terminal Kargo bandara, serta satu pos toll gate di kawasan bandara mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Akibat kejadian tersebut, menurut dia, satu orang petugas penjaga pintu gerbang mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan dari tim Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan.

Tohir menegaskan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya penanganan untuk memastikan area terdampak dapat kembali beroperasi secara normal.

“Bandara Internasional Juanda memastikan seluruh fasilitas terminal dan area sisi udara tetap aman setelah terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada siang hari ini secara umum tetap berjalan normal,” kata Tohir. (*)