KALAMANTHANA, Sampit – Warga di wilayah Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Mentaya, Selasa (31/3/2026). 

Penemuan ini memunculkan spekulasi adanya keterkaitan dengan insiden kebakaran di kawasan Dermaga Tanah Mas yang terjadi sebelumnya.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan di sekitar tepi Sungai Pipisan, tepatnya di seberang area PT Sungai Sampit. Warga yang melihat langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat, sehingga tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan transportasi air mengingat posisi jenazah berada di wilayah perairan. Setelah berhasil diangkat, korban langsung dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan identitas korban maupun penyebab kematian. Namun, ia tidak menampik adanya kemungkinan keterkaitan dengan peristiwa kebakaran dermaga.

“Secara kasat mata memang ada kemiripan dengan korban kebakaran di Dermaga Tanah Mas, tetapi kami belum bisa memastikan. Semua masih menunggu hasil visum dari tim medis,” ujarnya saat dikonfirmasi

Multazam juga menegaskan bahwa informasi resmi terkait identitas korban akan disampaikan setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh pihak berwenang.

“Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit. Nanti hasilnya akan disampaikan oleh kepolisian. Kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi,” tambahnya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul korban, termasuk mendalami kemungkinan adanya hubungan dengan insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya. (su)