KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Staf Ahli Bupati Kapuas, Budi Kurniawan, mewakili Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno, membuka secara resmi kegiatan fasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kapuas, bertempat di Hotel Fovere Kuala Kapuas, Selasa (12/8/2025)
Dalam sambutannya, Budi Kurniawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bawaslu Kabupaten Kapuas atas terselenggaranya kegiatan tersebut, serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memperkuat peran lembaga pengawas pemilu di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, kami juga mengucapkan selamat datang kepada Anggota Komisi II DPR RI, Bapak H. Iwan Kurniawan beserta tenaga ahli yang telah berkenan hadir dan bersinergi bersama kami di Kabupaten Kapuas. Semoga kunjungan ini memberikan kesan yang baik dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat di masa mendatang,” ujarnya.
Budi menegaskan, pemilu merupakan pilar utama demokrasi yang memerlukan pengawasan ketat demi menjamin pelaksanaannya berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia mengutip Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.”
“Maka dari itu, menjaga suara rakyat bukan sekadar kewajiban teknis, melainkan agenda luhur dalam demokrasi dan bernegara,” tegasnya.
Kehadiran H. Iwan Kurniawan sebagai pembicara kunci bersama tim tenaga ahli, menurut Budi, merupakan kehormatan sekaligus penegasan bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia berharap kegiatan ini mampu memperkokoh sinergi antara Bawaslu dan para mitra strategis, termasuk pemerintah daerah. “Pemerintah Kabupaten Kapuas siap berkolaborasi untuk mendukung efektivitas pengawasan pemilu melalui fasilitasi, sinergi kebijakan, dan dukungan kelembagaan sesuai kewenangan yang ada,” tambahnya.
Budi juga memberikan apresiasi khusus kepada Komisi II DPR RI, terutama kepada H. Iwan Kurniawan, yang telah menyampaikan pandangan strategisnya dalam kegiatan tersebut.
“Kami percaya keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan pada hari pencoblosan, tetapi juga pada kesiapan dan integritas seluruh lembaga yang menjaganya,” pungkasnya. (fan)