KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Sebanyak 35 titik lokasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, masih dalam kondisi blank spot atau belum terjangkau jaringan sinyal seluler.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kapuas, Hartoni, mengatakan titik blank spot tersebut sebagian besar berada di wilayah hulu atau daerah non-pasang surut.
“Untuk Kabupaten Kapuas masih ada 35 lokasi yang belum terjangkau sinyal,” ujar Hartoni, Jumat (22/8/2025).
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Diskominfo Kapuas telah mengusulkan pengadaan jaringan berbasis Starlink kepada Pemerintah Provinsi Kalteng.
“Alhamdulillah, usulan pengadaan Starlink sudah direalisasikan di 35 lokasi blank spot tersebut, dan untuk biaya operasionalnya masih ditanggung oleh pihak provinsi,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Kapuas juga mendapatkan bantuan akses internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo berupa pembangunan perangkat Very Small Aperture Terminal (VSAT) Hughes Network System (HNS).
“Perangkat tersebut saat ini dipasang di sejumlah unit pelayanan publik seperti puskesmas, fasilitas kesehatan, dan sekolah madrasah, dengan total 120 titik lokasi,” ungkap Hartoni.
Lebih lanjut, Hartoni menyampaikan bahwa pihaknya juga terus mengusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) setiap tahun kepada pemerintah pusat untuk memperluas jangkauan jaringan di Kapuas.
“Pada tahun 2024 dan 2025 sudah ada 18 BTS yang dibangun. Ke depan, kami berharap daerah lain yang masih blank spot juga dapat segera terealisasi pembangunan BTS-nya,” pungkasnya. (fan)