KALAMANTHANA, Muara Teweh — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025 yang resmi dibuka Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Minggu, 16 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Hj. Nety menilai pelaksanaan pasar rakyat dan expo tersebut tidak hanya memperkuat nilai religius dan kebersamaan antardaerah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat. “Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025 ini merupakan peluang besar bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Barito Utara kepada masyarakat dari seluruh Kalimantan Tengah. Kami di DPRD tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil dan peningkatan perputaran ekonomi,” ujarnya. Senin (17/11/2025).
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara ini juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan kegiatan berskala provinsi tersebut. “Kami bangga karena Barito Utara dipercaya menjadi tuan rumah MTQH XXXIII. Persiapan yang dilakukan pemerintah daerah bersama panitia sudah sangat baik, dan ini menunjukkan keseriusan dalam menyukseskan event keagamaan sekaligus ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Menurut politisi Partai Nasdem ini, keberadaan pasar rakyat dan expo selama rangkaian MTQH berlangsung mampu menjadi sarana interaksi positif antara masyarakat, kafilah, pelaku usaha, serta pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada event-event besar di kemudian hari.
“Selain memperkuat syiar Islam melalui MTQH, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.
Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025 menampilkan berbagai produk UMKM dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga inovasi produk unggulan lokal. Kegiatan ini menjadi magnet bagi peserta MTQH maupun masyarakat umum yang hadir dari berbagai penjuru daerah. (Sly).