KALAMANTHANA, Tenggarong – Nasib sial menimpa RTH (38). Perahu yang dia tumpangi di perairan Sungai Mahakam, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, menabrak ponton. Dia yang tak bisa berenang, tercebur ke sungai.
Hingga Selasa 6 Januari 2026 ini, aparat Polsek Sanga-Sanga masih melakukan pencarian terhadap RTH. Dia tenggelam di Jetty PT Astiku Sakti di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara.
Peristiwa hilangnya RTH terjadi sekitar pukul 19.25 Wita. Kejadian bermula saat tiga orang karyawan, salah satunya RTH, pulang kerja menggunakan perahu ketinting.
Diduga akibat arus sungai yang cukup deras, perahu yang mereka gunakan kehilangan kendali dan menabrak buritan ponton. Akibatnya, perahu terbalik dan para penumpangnya tercebur ke sungai.
Dua korban, yakni AH (23) dan Y (38), berhasil menyelamatkan diri. Tapi, RTH, hingga saat ini masih dalam pencarian.
Korban tidak dapat berenang dan terakhir terlihat mengenakan pakaian kerja warna hijau dan celana jeans biru tua.
Baca Juga: Kala Warga Tangerang Hilang Ditelan Sungai Kahayan di Gunung Mas
Personel Polsek Sangasanga sigap mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian korban.
Kapolsek Sangasanga, AKP Muhamad Zulhijah, menyampaikan pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Ditpolairud Polda Kaltim, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Sangasanga, Damkar Sangasanga, hingga warga setempat.
“Sejak menerima informasi, personel kami langsung bergerak ke TKP untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk koordinasi dengan tim SAR gabungan. Pencarian korban terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna transportasi air, agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi perahu layak digunakan, memperhatikan cuaca dan arus sungai, serta menggunakan alat keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (*)
Baca Juga: Speedboat SB Fauziah Indah Tenggelam di Sungai Barito, 20 Penumpang Berhasil Dievakuasi