KALAMANTHANA, Buntok – Penemuan tiga jenazah di Sulawang, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, ternyata diawali laporan orang hilang.
Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R Hutapea, mengakui sebelum penemuan jenazah di lingkungan area pertambangan PT MUTU itu, sempat masuk laporan orang hilang.
Laporan itu mengemuka pada Minggu 18 Januari 2026. Setelah itu, sejumlah warga bersama petugas keamanan perusahaan, berusaha melakukan pencarian.
Baca Juga: Misteri Penemuan Tiga Mayat di Kawasan Tambang Barsel, Apa yang Terjadi?
“Kami menerima laporan dari masyarakat ke Pospol Patas 1, Kecamatan Bintang Awai, pada Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 01.35 WIB,” kata Jecson R Hutapea.
Di tengah laporan dan upaya pencarian itu, tiga jenazah kemudian ditemukan di Sulawang.
“Anggota kami mendatangi tempat kejadian perkara. Memang benar ditemukan tiga jenazah,” kata Kapolres Barito Selatan, Jecson R Hutapea, Rabu 21 Januari 2026.
Baca Juga: Warga Geger, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Toko Mama Kiki
Menurut Kapolres Barito Selatan, laporan awal terkait hal itu diterima pada Selasa pagi (20/1). Menindaklanjuti informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi penemuan mayat.
Ketiga orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu bernama Satriansyah alias Asat alias Pak Sala. Dia merupakan warga Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai.
Kemudian, dua orang lainnya yang ditemukan meninggal dunia pada lokasi itu bernama Utuh dan Diana yang merupakan pasangan suami istri asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Menjelang Subuh, Pria Ini Diamankan Polisi di Bukit Tunggal, Ternyata KDRT
Untuk kepentingan identifikasi awal, kepolisian melibatkan Tim Inafis, Polsek GBA dan berkoordinasi dengan Polres Barito Utara melakukan evaluasi ketiga jenazah ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok guna menjalani visum.
"Saat ini fokus kami memastikan penyebab kematian para korban. Semua kemungkinan masih terbuka dan masih kami dalami," ucapnya. (*)